Pada kesempatan kali ini kita akan membahas pentingnya dana darurat. Seiring berkembangnya zaman, semakin banyak orang yang menyadari akan pentingnya pengelolaan uang. Ditambah lagi, akhir-akhir ini investasi secara digital menjadi hal yang populer. Hal tersebut membangun pemikiran, berinvestasi adalah hal nomer satu. Orang-orang seringkali melupakan dana darurat, hal yang seharusnya dimiliki oleh setiap orang.

Dana darurat sendiri adalah dana yang digunakan sewaktu-waktu dan tidak diperkirakan. Sedangkan investasi dimaksudkan untuk tujuan tertentu. Nah tentunya akan muncul pertanyaan, mana yang perlu diproritaskan, apakah keduanya bisa dilakukan bersama-sama? Mari kita simak penjelasannya dibawah ini.

SEBERAPA PENTINGKAH DANA DARURAT

Dana darurat adalah dasar dari perencanaan keuangan. Dana ini dipakai untuk kebutuhan mendadak dan perannya menjadi sangat penting apabila sudah berkeluarga.

Ada dua fungsi utama dana darurat. Pertama sebagai dana cadangan (cash reserve). Contoh dana darurat sebagai dana cadangan adalah saat kehilangan pekerjaan dan belum mendapatkan pekerjaan baru. Fungsi kedua adalah sebagai pengeluaran tak terduga (unexpected expense). Contoh dana darurat sebagai pengeluaran tak terduga adalah jatuh sakit atau rumah mengalami kerusakan akibat bencana alam seperti banjir.

Dana darurat sebaiknya disimpan pada produk-produk keuangan yang mudah dicairkan, mudah diakses dan resikonya kecil seperti reksadana pasar uang, deposito, atau tabungan.

Besaran dana darurat yang disarankan adalah 6-12 kali lipat dari pengeluaran bulanan. Semisal tiap bulan pengeluaran kita adalah 5jt, maka dana darurat yang perlu dipersiapkan sekitar 30-60jt.

SEBERAPA PENTINGKAH INVESTASI

Investasi adalah sebuah sarana untuk membantu kita mencapai tujuan keuangan lebih cepat dan terencana pemakaiannya. Contohnya, kita ingin membeli rumah atau dana persiapan pensiun.

Sebelum memilih produk investasi, ada baiknya memperhatikan beberapa hal. Pertama, apakah kita sudah memiliki tujuan yang jelas dari investasi tersebut, kondisi keuangan dalam keadaan sehat, dan mempelajari secara detail cara kerja tiap produk investasi. Untuk investasi, disarankan untuk memilih produk yang sifatnya berjangka panjang seperti reksadana saham.

APAKAH DANA DARURAT DAN INVESTASI BISA DILAKUKAN BERSAMAAN

Menyiapkan dana darurat dan investasi dapat dilakukan secara beriringan. Namun perlu diperhatikan terlebih dahulu pengeluaran bulanan yang telah kita rencanakan. Apabila ternyata sisa uang kita tidak cukup untuk dibagi menjadi dana darurat dan investasi, maka disarankan untuk menyiapkan dana darurat terlebih dahulu karena sifatnya lebih mendesak dan tak dapat diperkirakan kejadiannya. Ditambah lagi investasi cenderung lebih sulit dicairkan dan tidak bisa digunakan secara mendadak . Jika memang sisa uang bisa dibagi menjadi dua, maka kita bisa menyiapkannya secara bersamaan.

TIPS MEMPERSIAPKAN DANA DARURAT DAN INVESTASI SECARA BERSAMAAN

Sebelum mempersiapakan dana darurat dan investasi bersamaan, kita dapat melihat beberapa tips berikut ini:

1. Hitung Dana yang Dimiliki dan Tentukan Alokasinya

Hitunglah terlebih dahulu jumlah pendapatan dan pengeluarannya tiap bulan. Kemudian sisa dari pendapatan tersebut dibagi untuk dana darurat dan investasi.

Katakanlah kita memiliki gaji 10jt perbulan, dan pengeluaran tiap bulan 8jt, maka sisa uang pendapatan adalah 2jt.  Maka 1jt dipergunakan untuk dana darurat dan 1jt digunakan untuk investasi.

2. Pisahkan Dana Darurat dan Investasi

Dana darurat harus disimpan tersendiri dan tidak bercampur dengan tabungan untuk pembayaran kewajiban dan tagihan bulanan. Sedangkan investasi bisa diletakkan pada produk yang sesuai dengan tujuannya, misal investasi untuk tujuan membeli kendaraan 5 tahun lagi bisa diletakkan pada produk reksadana saham.

3. Disiplin dalam Menyiapkan Dana Darurat dan Investasi

Kita harus konsisten dan teratur dalam menyiapkan dana darurat apabila ingin hasil yang maksimal dan sesuai tujuan. Jika suatu saat terjadi peningkatan pendapatan, tingkatkan juga jumlah dana darurat dan investasi.

Itulah beberapa penjelasan mengenai pentingnya dana darurat. Untuk menentukan keputusan apakah dana darurat dan investasi dilakukan bersamaan atau tidak, sesuaikan dengan kondisi keuangan masing-masing. Perlu diingat yang menjadi prioritas adalah dana darurat, dan investasi baru bisa dilakukan apabila dana kita mencukupi.