Bingung Mau Investasi Apa, Inilah Investasi yang Cocok Bagi Pemula

Bagi kebanyakan orang Investasi merupakan hal yang masih asing, bahkan mereka cenderung lebih memilih untuk menabung daripada berinvestasi karena takut akan risiko yang ada pada investasi.

investasi pemula

Padahal salah satu cara agar kondisi finansial Anda pada masa depan lebih terarah dan terjamin adalah dengan melakukan Investasi.

Sebenarnya untuk menentukan investasi apa yang cocok bagi Anda adalah dengan menentukan seberapa besar keuntungan Investasi yang ingin Anda peroleh dan seberapa sanggupkah Anda menanggung risiko kerugiannya.

Nah, jika masih bingung memilih jenis investasi apa yang cocok, bisa memilih beberapa jenis investasi yang cocok bagi pemula.

 

1. Reksa Dana

Reksa Dana akhir dekade ini mulai banyak digemari para investor karena cara kerjanya yang tergolong sangat mudah.

Untuk memulai investasi reksa dana hanya butuh modal mulai dari 100 ribu rupiah saja. Sangat terjangkau, bukan.

Anda juga bisa melakukan investasi berkala untuk mencapai tujuan investasi Anda.

Misalnya, Anda ingin menginvestasikan uang Anda untuk biaya pendidikan anak 5 tahun lagi, Anda bisa menyimpannya di reksa dana. Jika Anda menabung seperti pada umumnya bukan malah tambah banyak jumlah uang Anda menjadi berkurang karena biaya administrasi yang dibebankan.

Walupun bank memberikan bunga namun dengan bunga rata-rata yang hanya 1,5% per tahunnya tidak akan mengimbangi inflasi biaya pendidikan.

 

(Baca Juga : Apa itu Reksa Dana? Mari Kita Berkenalan Dengannya)

 

Tak sedikit bahkan orang yang sudah lama terjun di dunia investasi juga mempercayakan sebagian kekayaannya diinvestasikan ke reksa dana.

Cara ini dilakukan untuk mendiversifikasikan investasi mereka untuk meminimalisir risiko investasi.

Semisal seorang investor hanya berinvestasi di satu instrumen, apa jadinya jika satu-satunya investasinya itu rugi, pasti investor tersebut mengalami kerugian sepenuhnya.

Karena semakin banyak instrumen investasi yang dimiliki maka semakin kecil risikonya.

(Baca Juga : Jenis Jenis Reksa Dana dan Tingkat Risikonya)

 

Reksa Dana sendiri memiliki beberapa jenis instrumen seperti Reksa Dana Saham, Reksa Dana Campuran, Reksa Dana Pendapatan Tetap, Reksa Dana Pasar Uang yang bisa Anda pilih sesuai dengan profil risiko dan keuntungan yang ingin diperoleh. Untuk penjelasan lebih lengkapnya bisa dillihat disini

Reksa Dana menurut saya adalah alternatif investasi terbaik bagi orang yang tidak punya banyak waktu untuk mengelola investasinya karena Reksa Dana dikelola oleh Manajer Investasi yang sudah berpengalaman dibidang pasar modal, namun bukan berati investasi reksa dana Anda tidak bisa merugi karena tiap investasi pasti ada risikonya.

Selain itu ada juga beberapa Alasan Kenapa Anda Harus Memilih Investasi Reksadana.

2. Investasi Emas

Investasi emas mungkin sudah banyak dikenal masyrakat luas dan lebih familiar dibanding dengan reksa dana.

(Baca Juga : Manakah yang Anda Pilih, Investasi Emas atau Reksa Dana ? )

berinvestasi emas adalah salah satu cara yang bisa dicoba terutama bagi Anda yang kurang berani dengan risiko.

karena walaupun harganya naik turun namun dalam jangka panjang harganya cenderung mengalami kenaikan.

harga emas 10 tahun

Tapi, kenaikan emas tidak seperti 12 tahun yang lalu yang bisa mencapai lebih dari 12% per tahunnya. Akhir-akhir ini kenaikan emas hanya sekitar 6-7 % per tahun dimana jumlah ini hampir sama dengan inflasi per tahunnya di Indonesia.

Bahkan beberapa orang mengatakan bahwa menyimpan emas tidak menjadikan Anda kaya melainkan menjaga Anda tetap kaya.

Disamping itu, berinvestasi emas bukanlah pilihan yang buruk karena kita tidak tahu apa yang akan terjadi di masa depan.

Bisa saja harga emas terus naik karena berbagai faktor, who knows.

 

3. Deposito

Jenis investasi yang satu ini mungkin sudah dikenal hampir seluruh orang yaitu deposito.

Deposito adalah sebuah produk perbankan sejenis simpanan yang memiliki jangka waktu tertentu dan menjanjikan suku bunga yang tetap sesuai dengan kesepakatan sebelumnya. Untuk penjelasan lebih lengkapnya bisa dilihat pada artikel ini Pengertian Deposito dan Penjelasan Secara Lengkap.

Bunga deposito yang bekisar dari 3%-7% p.a ini dianggap sebanding dengan tingkat risiko yang hampir tidak ada, karena deposito dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) hingga 2 milyar per nasabah.

Namun dengan tingkat bunga yang rendah ditambah lagi potongan pajak atas bunga sebesar 20% menjadikan keuntungan deposito semakin sedikit.

 

4. Memulai Usaha atau Bisnis

Memulai bisnis sendiri dengan modal yang telah Anda kumpulkan adalah cara yang terbaik untuk berinvestasi.

walaupun bisnis yang akan Anda mulai bersifat kecil-kecilan namun jika Anda serius dalam menjalaninya tak menutup kemungkinan bisnis Anda akan berkembang dan mengalami kemajuan.

Namun, di saat mengalami kegagalan dalam berbisnis jangan terlalu cepat untuk mengurungkan niat untuk terus berbisnis.

(Baca Juga :  7 Peluang Usaha dan Bisnis di Tahun 2017 yang Menjanjikan )

Kebanyakan pengusaha yang telah sukses bisa berkali-kali gagal tidak sekali dua kali mengalami kegagalan. Seperti pepatah mengatakan bahwa usaha tidak akan menghianati hasil.