Generasi Muda, Hindari Hutang yang Tidak Perlu Sejak Dini— Saat ini kebanyakan anak muda kurang peduli tentang masalah keuangannya sendiri, terutama bagi yang sudah bekerja dan memiliki pendapatan sendiri. Mereka cenderung menghabiskan uang yang telah diperoleh hanya untuk bersenang-senang dan membeli barang yang ‘sebetulnya’ kurang diperlukan.

hutang hindari hutang

by liputan6.com

Perilaku konsumtif tersebut secara tidak sadar akan membuat kebiasan berhutang timbul jika barang yang diinginkan di luar daya belinya. Memang awalnya tidak terasa karena hutang bisa dilunasi dengan penghasilan yang sudah didapat namun jika perilaku tersebut terus berlangsung maka berhutang akan menjadi suatu kebiasaan.

Memiliki barang-barang mewah seperti pakaian mahal, teknologi terbaru, memang jadi kepuasan tersendiri namun hal itu tentu tidak akan bertahan lama, terlebih jika barang-barang tersebut adalah hasil dari berhutang.

Misalnya saja pada saat ini ada keluaran smartphone seri terbaru yang berharga sekitar 10 juta rupiah lebih. Dengan pendapatan bulanan Anda yang katakanlah hanya 2 juta per bulan apakah Anda masih nekat untuk membeli smartphone tersebut dengan berhutang hanya demi memuaskan keinginan Anda.

Terlebih sekarang ini fasilitas ‘perngutangan’ semakin mudah, gesek kartu kredit, fasilitas pinjaman tanpa jaminan pun juga sangat mudah, tinggal bawa data diri, tanda tangan persetujuan tanpa bawa uang bisa bawa pulang barang yang diinginkan.

Setiap bulannya Anda harus membayar cicilan sementara barang hasil Anda berhutang semakin usang dan nilainya semakin turun, belum lagi bunga pinjaman yang jumlahnya bisa sampai setengah dari harga barang tersebut. Bukannya menjadikan kekayaan Anda bertambah, malah justru sebaliknya.  Uang yang selama ini Anda peroleh habis untuk beban-beban tersebut. Pernakah Anda sempat berpikir tentang hal tersebut ?

Kebiasaan ini sebaiknya dihinidari saja, karena jika berlanjut hingga tua nanti akan jadi masalah yang serius. Tak jarang  kita melihat di media, banyak orang yang gagal bayar hutang dan yang paling buruk ujung ujungnya bunuh diri. Tentu kita tidak ingin seperti itu, bukan.

Hutang sebenarnya hanya meminjam pendapatan Anda di masa yang akan datang, dan apakah uang masa depan yang Anda korbankan untuk hal yang dibeli di masa sekarang cukup berharga.

Apa tidak sebaiknya uang yang Anda gunakan untuk memenuhi perilaku konsumtif itu digunakan untuk hal lain seperti ditabung, digunakan sebagai modal usaha, atau bisa juga untuk investasi

Tapi apakah hutang itu tidak boleh ? tentu saja tidak boleh kalau tidak mau membayar.

Berhutang sah-sah saja jika ada kebutuhan mendesak dan tak bisa dilewatkan, serta sudah diperhitungkan apakah nantinya bisa melunasinya tanpa mengganggu pengeluaran untuk kebutuhan sehari hari. Berhutang juga boleh saja jika digunakan untuk hal-hal yang produktif seperti untuk modal usaha.

Untuk Anda semua generasi muda hindari hutang, mulailah pikirkan masa depan Anda agar bisa hidup dengan nyaman di masa yang akan datang.

Ingin dapat artikel terbaru, Gratis!
Daftarkan email Anda, dan dapatkan pemberitahuan langsung ke inbox Anda. Kami hanya akan mengirim artikel pilihan jadi jangan khawatir tentang spam.