Cara Mengatur Keuangan untuk Masa Depan yang Lebih Baik

Apakah Anda seringkali menghabiskan pendapatan bulanan secara sembarangan?  jika itu sering terjadi maka kondisi finansial  anda pasti tidak akan mengalami kemajuan atau bakal stuck disitu-situ aja. untuk itu diperlukan cara mengatur keuangan yang baik.

Cara mengatur keuangan atau Perencaan keuangan sangatlah penting walaupun masih muda dan belum menikah apalagi jika Anda telah berumah tangga, pasti kebutuhan menjadi berkali lipat menjadi lebih banyak. Oleh karena itu rencanakan semua pengeluaran Anda agar bisa mencapai kesuksesan di masa yang akan datang.

Beberapa cara mengatur keuangan Anda dibawah ini mungkin bisa Anda terapkan.

  • Catat Pendapatan dan Pengeluaran

 

Catat Pengeluaran

 

Kebanyakan pasangan suami istri terutama yang masih muda sering menghabiskan penghasilannya untuk berbagai hal yang sebenarnya tidak terlalu penting, pada akhirnya mereka tidak tahu untuk apa dan kemana saja uang mereka pergi dalam satu bulan. Untuk itu catat pemasukan yang telah diperoleh dan untuk apa saja uang tersebut dibelenjakan.

Anda bisa membuat buku jurnal atau buku kas kreasi Anda sendiri dengan menghitung berapa kas masuk dan kas keluar. dengan hanya pencatatan sederhana seperti itu, Anda dapat mengetahui arus kas Anda selama sebulan. Bila perlu buat laporan keuangan sederhana agar bisa menganalisa perkembangannya.

Namun jika Anda bukan tipe yang tidak ingin ribet bin rempong, Anda bisa menggunakan aplikasi pada smartphone ” Wallet ” (bisa didownload pada link dibawah). Pada era digital saat ini smartphone seperti menjadi barang wajib bagi setiap orang. Menggunakan aplikasi pada ini merupakan solusi praktis dan sangat bermanfaat. Pada aplikasi ini juga akan muncul laporan arus kas tiap bulannya.

“Download Aplikasi “Wallet”  DOWNLOAD

 

  •  Membuat Anggaran Pengeluaran

 

    Cara mengatur keuangan rumah tangga setelah melakukan pencatatan, selanjutnya anggarkan pengeluaran secara efisien. Berikut adalah beberapa pos yang wajib Anda anggarkan.


   1. Tabungan

Setelah Anda mendapatkan gaji hal pertama yang paling penting bukan membelanjaknnya namun menabungnya beberapa persen sesuai keinginan dan kemampuan. Namun disarankan minimal 25% dari jumlah pendapatan Anda. sekarang mari kita ambil contoh,

“Jika pendapatan sebulan semisal 3 Juta.  25% x 3.000.000 = 750.000/bulan. Itu berarti dalam 1 tahun Anda bisa menabung sebesar 9 juta.”

    Dari tabungan selama beberapa tahun dapat Anda gunakan untuk modal usaha sendiri.

2. Kebutuhan Sehari-hari

 

  Tujuan utama kita bekerja adalah untuk memenuhi kebutuhan sehari hari seperti sembako, makanan, transportasi, kesehatan, pendidikan untuk anak, membayar tagihan listrik, air, telepon dan lain sebagainya. Kita ditutuntut untuk memenuhi itu semua secara tidak langsung.

Disini Anda harus pintar-pintar membaginya dengan pendapatan yang anda peroleh dalam sebulan. Karena sebagian besar penghasilan anda akan dihabiskan pada pos ini.

 

3. Kebutuhan Lain-Lain

   Pos kali ini juga sangat penting untuk dianggarkan karena kebanyakan orang menghabiskan penghasilannya untuk hal yang tidak terlalu penting seperti belanja gadget, alat elektronik, pakaian baru, sepatu baru, tas baru ataupun untuk membeli perhiasan

    Tetapkan berapa maksimal uang yang bisa Anda gunakan untuk mebeli kebutuhan lain-lain. Usahakan untuk mematuhi batas tersebut. Jika suatu benda yang diinginkan agak mahal, maka kumpulkan uang anda selama beberapa bulan hingga bisa mencapai harga tersebut

“Misalkan Anda ingin membeli sebuah handphone dengan harga 2 juta, jika dari penghasilan anda selama satu bulan adalah 3 juta, maka kalau Anda membeli pada bulan itu juga sisa uang Anda menjadi 1 juta. apakah itu akan cukup untuk membiayai kebutuhan hidup anda dan keluarga selama satu bulan? Saya rasa akan sangat kurang.

“Solusi lainnya ada yang menwarkan jasa kredit dengan angsuran ringan per bulan namun… cara ini justru akan menambah pengeluaran anda untuk membayar bunga pinjaman yang cukup tinggi. Daripada seperti itu lebih baik anda menahan diri selama beberapa bulan untuk bisa membelinya. ”

 

4. Dana Darurat

    Dengan menyisihkan beberapa penghasilan anda sebagai dana darurat maka secara tidak langsung Anda berasuransi secara mandiri. memang hasilnya tidak lebih besar daripada jika mengikuti asuransi pada umumya.

Namun ada kelebihan tersendiri disini, jika pada asuransi biasa klaim hanya untuk kondisi dan persyaratan tertentu, maka disini uang yang konsisten Anda sisihkan bisa dipergunakan untuk kebutuhan lainnya yang Anda tidak akan tahu atau mendadak.

Dana darurat ini juga hampir sama dengan tabungan, namun disini lebih digunakan pada hal yang bersifat mendadak dan mendesak seperti biaya rumah sakit dan lain sebagainya

 

    5. Investasi

 

Jikalau setelah Anda memenuhi keempat pos diatas uang Anda masih tersisa, jangan terburu-buru untuk menghabiskan uang tersebut. Anda bisa menginvestasikan uang tersebut.

Kini berinvestasi tidak harus menggunakan modal yang besar. Anda bisa mengikuti reksa dana yang bisa ditemui pada banyak perusahaan yang bergerak dibidang keuangan. Selain itu Anda juga bisa mengaokasikannya untuk deposit.

  •  Memiliki 2 Rekening Berbeda

 

Disini memiliki dua rekening yang berbeda dimaksudkan agar uang yang dibelanjakan dan ditabung tidak tercampur menjadi satu. Pada kasus ini seringkali uang tabungan yang tercampur biasanya akan ikut habis untuk membeli kebutuhan atau entah tidak jelas untuk apa.

Pada rekening pertama gunakan untuk seluruh transaki anda seperti menerima gaji, membayar tagihan internet, listrik, air dan lain lain.

Sementara untuk rekening kedua gunakan untuk menyimpan tabungan, dana darurat dan juga investasi. Pilihlah juga bank yang menerapkan biaya administrasi bulanannya yang rendah, juga tinggalkan ATM pada rekening Anda di rumah agar tidak tergoda untuk mengabilnya.

  •  Sebisa Mungkin Hindarilah Hutang

 

Hal ini menjadi penting karena jika Anda berhutang, seringkali bunga yang diterapkan cukup besar. Anda mesti harus berpikir beberapa kali untuk menentukan apakah Anda akan mengambil sebuah pinjaman atau tidak.

Sebaiknya gunakan fasilitas pinjaman ini hanya untuk keperluan yang penting saja, seperti untuk membelli rumah secara kredit atau KPR, membeli motor secara kredit dan lain sebagainya.

  • Bijak dalam Menggungakan Kartu Kredit

   Kartu kredit memang memberikan Anda kemudahan untuk melakukan transaksi. Selain itu banyak toko dan situs belanja online seringkali memberikan potongan dengan belanja menggunakan kartu kredit. Hanya belanjakan barang-barang yang dibutuhkan.

Karena banyak orang menggunakan kartu kredit untuk gaya hidup mewah dan membeli banyak barang secara mudah dan cepat, tak jarang jika ada promo menarik pada suatu barang pasti akan tergoda dan membelinya terutama untuk kaum hawa.

Jika Anda termasuk orang yang berperilaku seperti itu, maka mulai saat ini sebaiknya Anda mengubahnya. Karena perlu diingat kembali dengan menggunakan kartu kredit sama saja dengan berhutang, jumlah yang Anda bayar tidak hanya sejumlah barang yang telah dibeli namun juga ditambah dengan biaya administrasi dan bunga.

Untuk itu bagi Anda yang kurang bisa mengontrol pengeluaran menggunakan kartu kredit sebaiknya tinggalkan saja.

  • Bedakan antara Kebutuhan dan Keinginan

Cara mengatur keungan rumah tangga selanjutnya poin pentingnya disini adalah membedakan kebutuhan dan keinginan. Kondisi ini sangat fleksibel bisa saja keinginan jadi kebutuhan.

Contohnya, jika anda ingin memiliki handphone pintar atau smartphone hanya untuk bergaya dan mengikuti tren terbaru maka itulah keinginan, namun kondisinya akan menjadi berbeda jika anda ingin membeli smartphone karena tuntutan pekerjaan seperti untuk mengirim email, untuk berkomunikasi dengan rekan kerja karena lebih efektif dan efisien maka itulah kebutuhan.

Contoh lainnya yang seringkali terjadi adalah jika anda telah memiliki sebuah barang keluaran agak lama yang masih sangat layak dipakai, namun karena baru baru ini muncul produk terbaru terutama di bidang teknologi dan otomotif, Anda ingin sekali membeli produk terbaru tersebut. Nah, sebaiknya Anda berpikir ulang lagi.

Apakah sebaiknya uang itu digunakan untuk investasi atau menabung, toh hasilnya juga Anda sendiri nanti yang akan merasakan. Oleh karena itu bedakan keinginan dan kebutuhan. Terapkan juga mindset ini pada seluruh anggota  keluarga

Itulah beberapa cara mengatur keuangan rumah tangga yang bisa Anda terapkan atau mungkin sudah Anda terapkan sebelumnya, Bagi Anda yang punya tambahan mungkin bisa dituangkan di kolom komentar dibawah.