Pengertian Akuntansi dan Tujuan Akuntansi

accounting akuntansi

via blog.frconsultant.com

Pengertian akuntansi

finansialmu.com – Akuntansi adalah proses atau aktivitas mengidentifikasi, mencatat, mengklasifikasikan, mengolah dan menyajikan data tentang informasi  keuangan suatu organisasi atau perusahaan untuk memudahkan dalam melihat kondisi keuangan dan memudahkan untuk mengambil keputusan yang tepat.

kata akuntansi berasal dari kata “Account” yang berarti memperhitungkan, atau kumpulan catatan kejadian, atau kumpulan catatan keuangan (transaksi).

Menurut AICPA (American Innstitute of Certified Public Accountans)

Akuntansi adalah seni dari pencatatan, penggolongan dan peringkasan dengan cara tertentu dan dalam nilai uang terhadap kejadian atau transasi yang paling sedikit atau sebagian bersifat keungan dan penafsiran terhadap hasil-hasilnya.

Mengapa akuntansi dikatakan sebagai seni ? karena akuntansi membutuhkan kemampuan, keyakinan, insting, serta kreativitas ditambah dengan keahlian dari para individu yang bergerak di dalamnya.

Jadi bagi seseorang yang memahami akutansi, tidak hanya dituntut keahlian atau kepandian, tetapi juga insting dan kreativitas pribadi untuk menyelesakan suatu persoalan.

Menurut AAA (American Accounting Association)

Akuntansi adalah proses pengidentifikasian, pengukuran, dan penyampaian informasi ekonomi yang memungkinkan dilakukannya penilaian dan keutusan yang tepat bagi para pemakai informasi tersebut.

Pengertian ini menandakan bahwa akuntansi adalah sebuah sistem informasi yang menghasilkan informasi keuangan yang berdasarkan informasi tersebut dapat dilakukan penilaian dan keputusan yang tepat bagi para pemakainya.

 

Beberapa orang mengakui bahwa akuntansi adalah bahasa bisnis. Akan tetapi, apakah sebenarnya akuntansi itu ? dan seberapa pentingkah dalam bisnis?

Akuntansi sendiri adalah suatu proses mengidentifikasi data keuangan, pencatatan dan sebagai hasil akhirnya ialah laporan keuangan.

Ada sedikit perbedaan antara akuntansi dan pembukuan.

Pembukuan sendiri merupakan bagian dari akuntansi, yaitu hanya proses pencatatannya saja, sedangkan akuntansi mencakup identifikasi dan komunikasi.

mengapa akuntansi sebagai identifikasi dan komunikasi karena dengan akuntansi akan mengidentifikasikan posisi keuangan dan menjadi bahasa bisnis untuk menjelaskan kondisi keuangan dari suatu perusahaan atau organisasi.

dengan akuntansi semua orang dapat dengan mudah membaca dan memahami kondisi keuangan dan menentukan langkah selanjutnya yang akan dilakukan.

 

Laporan keuangan yang merupakan hasil akhir dari akuntansi di dalamya ada berbagai macam laporan seperti laporan laba rugi, laporan perubahan modal, neraca, dan laporan arus kas yang satu sama lain sangat berhubungan yang juga disebut dengan artikulasi laporan keuangan.

Laporan laba rugi digunakan untuk memberi gambaran tentang kinerja keuangan perusahaan, laporan ini akan menggambarakan seberapa besar keuntungan ataupun kerugian yang didapatkan.

Laporan perubahan modal berguna untuk mengetahui berapakah perubahan modalnya. Bisa didapat dari laba dan  penambahan ekuitas atau modal atau dari transaksi non operasional.

Neraca untuk mengidentifikasikan osisi keuanggan perusahaan. Posisi keuangan dalam hal ini adalah posisi harta, utang dan modal.

Laporan Arus Kas adalah laporan yang menyajikan lalu lintas arus kas masuk dan arus kas yang keluar.

 

Di Indonesia sendiri, perekonomiannya masih didominasi oleh perusahaan menengah dan kecil yang belum terlalu memahami pentingnya akuntansi.

Secara garis besar sebuah toko dapat menentukan kondisi keuangannya dengan mudah. Jika menguntungkan, stok barang akan bertambah banyak dan begitu pula sebaliknya.

Tapi, jika ditanya berapa keuntungan atau keuntungan bersihnya maka banyak sekali yang masih bingung. Keadaan ini sangat sering dijumpai terutama pada toko yang relatif kecil.

Atau walaupun mereka menerapkan suatu sistem akuntansi, bisnya tidak lebih hanya sebagai formalitas.

Jika perusahaan menerapkan sistem akuntansi yang baik maka pemilik usaha terbut bisa melihat secara pasti berapa keuntungan yang didapat, pengontrolan biaya menjadi lebih mudah, memantau aset-aset perusahan dan dapat memprediksi dan mengambil keputusan keuangan.

 

Jantung akuntansi modern ada pada sistem pembukuan berpasangan. Sistem ini melibatkan pembuatan paling tidak dua masukan untuk setiap transaksi satu di sisi debit pada suatu rekening dan satu lainnya di sisi kredit pada rekening lain.

A = H + E

Aktiva = Hutang (kewajiban) + Ekuitas

Jumlah keseluruhan debit harus selalu sama dengan jumlah keseluruhan kredit.  Cara ini bisa mempermudah pemeriksaan jika terjadi kesalahan pencatatan.

Cara ini diketahui pertama kali dan digunakan pada abad pertengahan di Eropa. Namun ada juga yang berpendapat bahwa cara ini telah digunakan pada masa Yunani kuno.

 

 

Tujuan Akuntansi

Dalam proses akutasi akan dihasilkan sebuah laporan keuangan.

Oleh karenannya, tujuan akuntansi adalah menyediakan informasi tentang posisi keuangan, kinerja, serta perubahan posisi keuangan suatu perusahaan yang bermanfaat bagi sejumlah besar pemakai informasi akuntansi, dalam mengambil keputusan ekonomi.

 

Pemakai informasi akuntansi adalah sebagai berikut :

1. Investor

Investor mempunyai resiko terhadap modal yang telah mereka tanamkan pada suatu perusahaan. Dengan demikian, investor membutuhkan informasi untuk membantu menentukan apakah harus membeli, menahan, atau menjual investasi mereka.

2. Karyawan

Karyawan dan kelompok-kelompok yang mewakili mereka seperti serikat buruh, serikat karyawan, dan lainnya memerlukan informasi  untuk menilai sebuah perusahaan dari sisi stabilitas dan profitabilitas perusahaan.

3. Pemberi Pinjaman (Kreditor)

Kreditor memerlukan informasi keuangan calon debitornya atau pihak yang akan diberi hutang, untuk mengetahui apakah mereka dapat membayar pinjaman dan bunganya saat jatuh tempo.

4. Pemasok dan Kreditor Usaha Lainnya

Hampir sama dengan kreditor, pemasok juga memerlukan informasi untuk memutuskan apakah jumlah barang yang diberikan mampu dibayarkan saat jatuh tempo.

5. Pelanggan

Para pelanggan juga berkepentingan dengan informasi mengenai kelangusngan hidup perusahaan terutama kalu mereka terlibat dalam perjanjian jangka panjang.

6. Pemerintah

Pemerintah dan berrbagai lembaga yang berada dibawah kekuasaannya berkepentingan dengan alokasi sumber daya dan aktivitas perusahaan untuk menetapkan pajak dan berbagai dasar untuk penyusunan statistik pendapatan nasional dan statistik lainnya.

7. Masyarakat

Perusahaan dapat mmpengaruhi anggota masyarakat dalam berbagai cara. Misalnya, perrusahaan dapat memberikan kontribusi pada perekonomian nasional termasuk jumlah orang yang dipekerjakan dan perlindungan kepada investor domestik.

Secara singkat penggunaan informasi akuntansi digambarkan di bawah ini

Aktivitas
Ekonomi Perusahaan

Proses Akuntansi

Informasi Akuntansi

Pengkomunikasian
Informasi

Pemakai Internal  — Pemakai Eksternal

Pengambilan Keputusan

Tinggalkan Komentar

Be the First to Comment!

Leave a Reply

wpDiscuz