Deposito BRI Rupiah (2017)

Bingung kemana Anda akan menggunakan uang yang kebetulan sedang menganggur ? uang yang menganggur jika dianggurkan begitu saja hanya mengendap di tabungan baik tabungan di bank maupun di celengan atau bawah tempat tidur, rasanya uang itu menjadi kurang produktif.

Jika Anda memiliki uang tersebut alangkah baiknya jika digunakan untuk berinvestasi, Deposito bisa menjadi salah satu alternatif investasi Anda.

Apa itu deposito ? mungkin ada sebagian dari Anda yang kurang memahami betul apa itu deposito, untuk penjelasannya bisa Anda lihat di Pengertian Deposito dan Penjelasannya .

Pada kesempatan kali ini saya akan membahas suatu jenis produk deposito dari Bank Rakyat Indonesia (BRI) yaitu deposito rupiah.

BRI

Informasi ini dikutip dari laman resmi BRI (bri.co.id) jika ada perubahan syarat dan ketentuan yang berlaku tegantung kebijakan dari Bank tersebut.

 

Deposito BRI akan memberikan kenyamanan dan keamanan dalam investasi Anda

 

Persyaratan

untuk membuka deposito rupiah di BRI, syaratnya cukup mudah yaitu

  • Syarat Pembukaan

 

PERORANGAN BADAN USAHA
• WNI : Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan NPWP

• WNA : Paspor dan KIMS/KITAP/KITAS

• Copy Akte Pendirian/ Anggaran Dasar

• IjinUsaha (SIUP,SITU,TDP)

• NPWP

• Dok Identitas Pengurus

• Surat Kuasa Asli

Setoran Awal :                    Min Rp. 10.000.000

 

  • Biaya Administrasi
Biaya Administrasi Bulanan Gratis

 

 

Biaya Administrasi Deposito Rupiah ini gratis. Ya memang kebanyakan deposito memang bebas biaya administrasi bulanan.

  • Suku Bunga
Suku Bunga   01 Bulan   :  4,25%
03 Bulan   :  6,00%
06 Bulan   :  5,75%
12 Bulan    :  5,00%
24 Bulan    :  4,75%
36 Bulan    :  6,25%
Suku bunga yang ditawarkan cukup menarik seperti yang disebutkan pada tabel di atas.
Suku bunga diatas adalah suku bunga pertahunnya, misalnya 3 bulan : 6,00% artinya 3/12 × 6 % = 1.5 %
  • Pembayaran Bunga
Pembayaran Bunga
  • Overbooking ke rekening Tabungan BRI
  • Menambah pokok deposito pada saat perpanjangan (add on)

 

 

 

Pembayaran bungannya bisa dilakukan dengan cara overbooking yaitu di tambahkan ke rekening tabungan BRI atay Menambah pokok saat deposito diperpanjang saat telah jatuh tempo.

Tergantung mana yang lebih anda pilih.

  • Biaya Lain – Lain

 

Biaya Adm/Penalti Pencairan Sebelum Jatuh Tempo Total Eksposure < 1 Milyar (bunga berjalan tidak dibayarkan) A. Jangka waktu < 1 bulan

  • Nominal s/d 25 juta
  • Nominal > 25 juta s/d 100 juta
  • Nominal > 100 juta
  • 50.000,-
  • 75.000
  • 125.000
B. Jangka waktu > 1 bulan
25% dari bunga yang telah diterima dan bunga berjalan tidak dibayarkan
Biaya Adm/Penalti Pencairan Sebelum Jatuh Tempo Dengan Total Eksposure > 1 Milyar (semua jangka waktu) a. Rp 1 M s/d Rp 5 M
b. > Rp 5 M s/d Rp 10 M
c. > 10 M
a. Rp. 500.000,- + Bunga Berjalan (<= 7 hari tidak dibayar dan >= 7 hari dibayar)
b. Rp. 1.000.000,- + Bunga Berjalan Dibayar
c. Rp. 2.000.000,- + Bunga Berjalan Dibayar
Biaya Penggantian bilyet Rp 50.000,-

 

Mempunyai fasilitas add-on atau perpanjangan jika deposito telah habis periodenya. Selain itu pencairan deposito hanya dapat dilakukan di Unit kerja asal pembukaan deposito

Tinggalkan Komentar

2 Comments on "Deposito BRI Rupiah (2017)"

Leave a Reply

Sort by:   newest | oldest | most voted
Kartes
Guest

Bagus,, coba ditambahkan mengenai deposito mata uang asing dan plus minusnya.. Biar makin lengkap..

Salam

wpDiscuz