Apa Saja Kelebihan dan Kekurangan Waralaba (Franchise)

Sebelum Anda memutuskan untuk berbisnis waralaba (franchise) sebaiknya ketahui dan pelajari dulu apa itu waralaba dan apa saja kekurangan dan kelebihan waralaba tersebut.

Banyak orang yang tertarik untuk berbisnis waralaba karena kemudahan dalam menjalankan bisnis tersebut. Terutama bagi sebagian orang yang ingin berbisnis namun masih ragu dengan kemampuan atau ide bisnis yang dimilikinya.

waralaba franchise

by goukm.id

Namun di sisi lain sebagian orang menganggap bahwa waralaba cenderung membosankan dan keuntungan yang diperoleh menjadi lebih kecil karena harus membayar royaliti dan pengembangan bisnisnya relatif sedikit karena hanya bergantung pada pemilik waralaba.

apa saja kelebihan-kelebihan yang ditawarkan bisnis waralaba, dan apa saja kekurangan-kekurangan yang dimillikinya.

 

Kelebihan Waralaba

 

• Brand yang Sudah Dikenal

Kelebihan dari waralaba yang paling utama adalah brand/merk yang sudah dikenal oleh masyrakat luas. Dengan ini Anda yang ingin membuka bisnis waralaba tidak perlu melakukan promosi besar-besaran hanya untuk mengenalkan suatu produk kepada para calon konsumen karena hal itu sudah tidak perlu dilakukan lagi.

Tanpa adanya promosi atau iklan, reputasi dari bisnis tersebut sudah terbangun. Hal ini akan memudahkan Anda dalam hal pemasaran produk tersebut.

• Manajemen Bisnis yang Baik

Selanjutnya adalah manajemen yang sudah mapan. Anda tidak perlu repot-repot lagi untuk memikirkan bagaimana cara menjalankan bisnis tersebut secara baik dengan mengadopsi semua sistem operasionalnya, baik dari segi manajemen, marketing dan Standard Operating Procedure (SOP) karena sistem manajemen yang dimilliki waralaba telah teruji dan siap untuk dijalankan di lokasi yang berbeda.

• Mempermudah Kerjasama Bisnis

Bisnis waralaba memiliki kerjasama yang telah terbangun dengan berbagai pihak lain yang terkait dengan bisnis tersebut. Diantaranya kerjasama dengan pihak supplier, periklanan dan juga pemasaran.

Biasanya tantangan untuk orang yang ingin membuka bisnis baru adalah link kerjasama yang belum terbangun dengan bagus dan memerlukan waktu yang lama serta modal yang cukup besar.

• Dukungan Berkelanjutan

Pemilik waralaba (franchisor) biasanya akan memberi pelatihan manajemen finansial, pemasaran dan lain-lain serta akan mengevaluasi kinerja dari waralabanya.

 

Kekurangan Waralaba

•  Terikat dengan Sistem

Dengan membuka suatu bisnis waralaba berarti Anda harus menyetujui segala ketentuan yang diberlakukan oleh franchisor.

Hal ini yang akan menyebabkan bisnis yang Anda kelola tidak bisa berinovasi dan mengembangkan bisnis Anda karena harus sesuai dengan standart yang telah ditetapkan.  Ide-ide dan kreativitas Anda tidak boleh secara langsung diterapkan pada bisnis waralaba yang Anda kelola karena terikat dengan peraturan.

 • Keterbatasan Memilih Supplier

Dalam sistem waralaba para pemasok telah ditentukan. Hal ini bisa jadi menguntungkan Anda karena tidak perlu repot-repot mencari pemasok. Namun di sisi lain, Anda tidak bisa mendapatkan harga yang lebih murah dari pemasok lain yang berarti Anda tidak bisa memaksimalkan keuntungan.

• Reputasi Bergantung dari Waralaba

Sulitnya lagi adalah reputasi bisnis Anda bergantung dari reputasi waralaba yang Anda ikuti. Jika salah satu cabang waralaba reputasinya turun atau hancur maka hampir semua cabang waralaba akan terkena imbasnya.

Contohnya saja ada oknum pengusaha waralaba restoran cepat saji (fastfood) yang mencoreng nama atau brand suatu waralaba dengan menggunakan bahan yang tidak layak konsumsi. Maka imbasnya akan meluas walaupun belum tentu pewaralaba lain melakukan pelanggaran.

• Modal Awal

Untuk bergabung atau bekerja sama dengan franchisor tidaklah gratis, diperlukan biaya awal untuk pemebelian lisensi, biaya pelatihan dan lain sebagainya. Biaya awal ini relatif mahal dari jika dibandingkan Anda membuka bisnis yang sama atau sejenis.

• Biaya Royaliti

Brand yang sudah dikenal masyarakat tentu akan mempermudah Anda untuk mendapatkan keuntungan. Namun keuntungan yang Anda peroleh masih harus dipotong dengan biaya royaliti yang besarnya sudah ditentukan saat pertama kali bergabung dengan waralaba tersebut.

Tinggalkan Komentar

Be the First to Comment!

Leave a Reply

wpDiscuz